Sabtu, 16 Desember 2017

Episode dalam Hidupku

Episode Kehidupan dan Allah adalah Sang Sutradara Terbaik

Tak perlu terlarut dalam kesedihan akan Takdirnya. Dan Tak perlu terlalu gembira dalam euforia semata. Bersyukurlah atas segala apa yang telah diberi Tuhan padamu.

Tiap episode kehidupan sesungguhnya telah diatur Allah Swt sebagai Sang Sutradaranya. Cukuplah bertawakallah kepadanya. Aku selalu ingat bahwa Roda Kehidupan selalu berputar. Tak akan selamanya berada di bawah, pasti akan ada masanya berada di atas. Begitu pula apa yang telah aku alami.

2014 lalu..
Melahirkan seorang bayi adalah hal yang membahagiakan walaupun untuk yang kedua kalinya. Namun, Takdir berkata lain, begitu cepat bayi perempuan mungil itu meninggalkanku. Belum sempat ku peluk tubuhnya, kami sudah terpisah. Bayiku berjuang sendiri dalam kamar perawatan intensif di NICU.

Dokter menyatakan, bayiku mengalami Asfiksia karena belum matang paru-parunya. Padahal tak sedikitpun ia menyusahkanku baik saat hamil ataupun melahirkan. Pertama dan terakhir kalinya, aku memeluk tubuhnya saat membawanya pulang, namun bukan pulang ke rumah kami tetapi ke Syurga.
Pertama dan terakhir kalinya, aku memandikannya, namun bukan baju melainkan kain kafan.

YaAllah bagaikan mimpi, berpisah secepat itu dengannya. Namun aku harus tetap tegar menjalani Episode Kehidupan yang telah ditetapkan Allah Swt. Bersyukur, ada putriku Quina yang selalu menghiburku. Kami ikhlas melepasnya karena ia telah terbebas dari rasa sakitnya. Kami sebagai manusia hanya mampu berikhtiar dan berdo'a.

Satu Tahun berselang..
Alhamdulillah, kami pun di anugerahi kembali seorang bayi yang juga perempuan seperti kakaknya yang lebih sehat dan sempurna. Ia yang kami panggil, Qaireen.

Yakinlah, Allah Swt pasti akan memberikan yang terbaik bagi kita. Jadi jika ada yang bertanya berapa anaknya? Dengan lantang saya akan mengatakan memiliki Tiga putri, dimana dua berada di dunia, dan seorang menanti di Syurga yang menjadi tabungan kami Orang Tuanya di akhirat nanti (InsyaAllah). 😇

2 komentar:

  1. Salam kenal.

    Alhamdulillah ya bunda. Di karunia i kembali titipan ALLAH. Ikut bahagia, bund. Trims

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kenal juga Bunda. Alhamdulillah Bund diberi amanah lagi. Saya yakin anak adalah titipan Allah. Semoga kita bisa jadi Bunda terhebat utk anak-anak kita ya bund. Aamiin

      Hapus